Usai Runner-up All England, Leo/Bagas Tatap Swiss Open

2 weeks ago 1
ARTICLE AD BOX
Usai kekalahan itu, Leo/Bagas mengambil pelajaran berharga untuk mempersiapkan diri menghadapi Swiss Open, 18-23 Maret 2025. Dari All England, keduanya fokus ke Swiss Open. Menurut Bagas, mereka harus melakukan evaluasi agar tampil lebih baik ke depan.

Mereka menilai pengalaman bertanding melawan Kim Won-ho/Seo Seung-jae di final All England 2025 memberikan banyak evaluasi yang dapat diterapkan pada turnamen selanjutnya.

“Alhamdulillah bisa sampai ke final tapi memang tidak mudah di partai tadi. Kami sudah berusaha, sempat tertinggal jauh di gim pertama tapi bisa mengejar dengan memperbaiki permainan dan memperkuat komunikasi,” ujar Leo.

Leo pun mengakui keunggulan lawan yang tampil sangat solid sejak awal laga. Sedangkan Bagas menyoroti ketangguhan pertahanan pasangan Korea yang sulit ditembus.

Di laman resmi turnamen disebutkan, ganda Korea tampil lebih solid dalam permainan drive cepat yang menyulitkan Leo/Bagas sejak awal laga. Pada gim pertama, Kim/Seo langsung tampil agresif dan unggul cepat 8-2, hingga interval 11-2.

Usai jeda, Leo/Bagas mulai bangkit dan memangkas ketertinggalan 19-17, dan bahkan 20-19. Namun, Kim/Seo tetap lebih tenang di poin-poin krusial dan menutup gim pertama dengan skor 21-19.

Di gim kedua, laga lebih ketat. Kim/Seo memimpin 11-9 pada interval, tetapi Leo/Bagas menyamakan skor 15-15. Sempat unggul 17-18 dan 18-19, drive keras Seo memastikan kemenangan mereka 21-19 di gim kedua.

Dengan hasil ini, Kim/Seo menyabet gelar juara All England 2025 sektor ganda putra, dan Leo/Bagas harus puas menjadi runner-up. Gelar ini juga menandai berakhirnya dominasi Indonesia di sektor ganda putra All England setelah Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto sukses meraih gelar juara pada edisi 2023 dan 2024. ant
Read Entire Article