ARTICLE AD BOX
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengungkapkan penghargaan tersebut sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian para korban.
“Bapak Kapolri memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada setiap anggota Polri. Dalam peristiwa ini, tiga personel diberikan kenaikan pangkat luar biasa anumerta,” ujar Trunoyudo dalam konferensi pers di Gedung Divhumas Polri, Jakarta Selatan, Selasa (18/3).
Adapun ketiga personel yang gugur adalah Kapolsek Negara Batin Way Kanan Iptu Lusiyanto, Bripka Petrus Apriyanto, dan Bripda M. Ghalib Surya Ganta. Setelah kenaikan pangkat anumerta, mereka masing-masing menjadi AKP (Anumerta) Lusiyanto, Aipda (Anumerta) Petrus Apriyanto, dan Briptu (Anumerta) M. Ghalib Surya Ganta.
Menurut Trunoyudo, surat keputusan dari Kapolri terkait status gugur dalam tugas telah diterbitkan. Hal ini menjadi dasar bagi ahli waris untuk memperoleh santunan dari institusi kepolisian.
“Dengan adanya surat keputusan dari Bapak Kapolri, keluarga korban dapat menerima hak-hak yang menjadi santunan bagi ahli waris,” jelasnya.
Polri juga menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas gugurnya ketiga personel tersebut.
“Kami turut berduka sangat mendalam terhadap para personel Polri terbaik yang gugur dalam tugas sebagai abdi masyarakat,” ucap Trunoyudo.
Saat ini, jenazah ketiga anggota polisi tersebut masih dalam proses autopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung. Proses investigasi terhadap insiden yang terjadi di Way Kanan juga masih berlangsung. *ant