ARTICLE AD BOX
Kabar ini mencuat setelah sebuah video viral di media sosial memperlihatkan pengakuan seorang pengendara yang mengaku nyaris menjadi korban saat melintas di jalur Perempatan Watu Klotok menuju Desa Tojan, Kecamatan Klungkung pada malam hari.
Pemilik akun medsos tersebut membagikan pengalamannya mengaku dikejar oleh dua pria tak dikenal yang mengendarai sepeda motor. Kedua pelaku diduga membawa senjata tajam dan berusaha menyerangnya saat tengah dalam perjalanan dari wilayah Badung menuju kampung halamannya di Karangasem, lewat jalur Jalan Bypass Prof Ida Bagus Mantra.
Menanggapi informasi tersebut jajaran Polsek Klungkung langsung bergerak cepat. Personel sudah melakukan patroli dan lakukan pengecekan di lokasi kejadian. Pengamanan juga diperketat di beberapa titik rawan seperti Jembatan Merah di eks Galian C, Simpang Watu Klotok, hingga jalur menuju Desa Tojan.
Kasi Humas Polres Klungkung AKP Agus Widiono mengatakan dalam rangka menanggapi video yang beredar di akun ‘Guz Reok Devil’ terkait aksi begal yang menimpa dirinya di jalan Raya Tojan-Klotok, jajaran Unit Reskrim Polsek Klungkung mendatangi rumah korban yang beralamat di Banjar Dinas Jangu, Desa Duda, Kecamatan Selat, Karangasem, Jumat (4/4).
Korban I Kadek Gunawan (Guz Reok Devil) menerangkan bahwa pada hari Kamis, 3 April 2025 sekitar pukul 19.00 Wita berangkat dari rumah menuju tempat kerjanya di Nusa Dua, Badung. Sekitar pukul 20.00 Wita sampai di Jalan Raya Tojan menuju Klotok, korban diikuti oleh dua orang yang tidak dikenal menggunakan kendaraan roda dua. Setelah posisi kendaraan korban dengan kedua orang yang tidak dikenal tersebut sejajar, tiba-tiba yang membonceng melakukan penusukan menggunakan sebuah pisau yang mengarah ke bagian pinggang korban.
Korban seketika menghindar dan akibat tusukan baju sweeter yang dipakai berlobang sepanjang 5 cm dan korban langsung menendang kendaraan orang yang tidak dikenal itu sehingga oleng ke kanan.
Atas kejadian itu korban pun takut dan langsung menuju lokasi tempatnya bekerja namun tidak melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian. "Bedasarkan kejadian tersebut petugas Unit Reskrim Polsek Klungkung yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Iptu Ida Bagus Arsa tetap melakukan pendalaman dan penyelidikan," ujar AKP Agus Widiono.
Sementara itu, warga juga menanyakan informasi adanya percobaan begal tersebut kepada Kapolres Klungkung AKBP Alfons W P Letsoin, dalam kegiatan Jumat Curhat yang dilaksanakan di Balai Banjar Kangin, Desa Satra, Kecamatan/Kabupaten Klungkung, Jumat pagi kemarin.
Kapolres Klungkung AKBP Alfons mengatakan terkait informasi adanya aksi pembegalan yang viral di media sosial dari Polsek Klungkung sudah bergerak cepat mendalami kejadian tersebut. Kapolres juga mengajak mayarakat agar menyimpan No Hp Babinkamtibmas masing-masing atau call center 110 untuk mudahnya melapor saat terjadi permasalahan.
Sebelumnya, peristiwa tindak pidana begal terjadi di wilayah Bukit Tengah, Desa Pesinggahan, Kecamatan Dawan, Klungkung, pada Senin (24/3) sekitar pukul 18.45 Wita. Dalam kasus ini, seorang ojek online perempuan menjadi korban.
Korban bernama Yuli Handayani, 46, ojek online yang beralamat di Perum Bhayangkara, Desa Jagapati, Kecamatan Abiansemal, Badung. Korban mengalami luka-luka setelah diduga diserang oleh penumpangnya sendiri dengan gunting. Korban sudah mendapatkan penanganan medis di RSUD Klungkung. Sedangkan pelaku begal diduga Muhamad Firdaus alias Daus,19, asal Desa Padamara, Kecamatan Sukamulia, Lombok Timur, NTB. Pelaku sudah berhasil diamankan oleh kepolisian dan warga. Saat ini, masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut. 7 wan